Category Archives: Kabar Alumni

Kabar Alumni: Kesempatan dan Pengalaman Berharga Kuliah di S-2 Kajian Pariwisata Unud

 Oleh Putu Devi Rosalina, Angkatan 2014

Seminar Medical Tourism, penulis nomor dua dari kanan.

Masa kuliah dua tahun (2014-2016) di S2 Kajian Pariwisata Universitas Udayana terasa begitu cepat. Mungkin karena selama itu saya menikmati dan mendapatkan banyak hal baru; menikmati dan mendapatkan banyak hal berharga.

Selama dua tahun itu, saya mendapatkan pengetahuan dan pengalaman berharga, mulai dari terbukanya pemikiran baru mengenai pariwisata di Bali dan dunia, mendapatkan teori pariwisata dari dosen-dosen terbaik, dikelilingi teman-teman sekelas yang sudah professional di industri pariwisata, sampai juga pertama kalinya menjadi pembicara di kampus serta berkesempatan mengunjungi daya tarik wisata di dunia. Semuanya berkat kuliah di Kajian Pariwisata Universitas Udayana.

Kabar Alumni: Kuliah di Bali untuk Membangun Pariwisata Raja Ampat Papua

Oleh Ika Palimbunga, Angkatan 2013

Ika saat wisuda di Univeristas Udayana.

Bahagia tak terkira rasanya setelah lulus dari Program Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana. Kebahagiaan kian bertambah karena tawaran kerja seperti menjadi dosen berdatangan, silih berganti.

Tapi, sebagai orang yang kelahiran Papua, saya berketetapan hati untuk berkontribusi dalam pembangunan pariwisata di Raja Ampat, Papua.

Akhirnya Reunian juga, Sabtu 17 Desember 2016

Design by Epistula Communications Bali http://www.epistulacommunications.com/

Design by Epistula Communications Bali http://www.epistulacommunications.com/


Akhirnya bisa reunian juga, demikian komentar seorang alumnus lewat grup WA Ikayana S-2 Par. Ungkapan ini sepertinya tercetus dari rasa rindu dan kangen bertemu setelah tamat dari kuliah.

Acara Reuni dan HUT Prodi dilaksanakan Sabtu, 17 Desember 2016, di Desa Budaya Kertalangu, Bypass Tohpati Denpasar, mulai pk 15.00. 

Kabar Alumni: Tawaran Bekerja Berdatangan bahkan Sebelum Lulus S-2 Kajian Pariwisata Unud

Oleh Daniel Pandu Mau, Angkatan 2014

Daniel Pandu

Daniel Pandu

Mendapat tawaran kerja dari beberapa institusi di Bali merupakan hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bahkan, tawaran-tawaran kerja tersebut saya dapatkan dari beberapa institusi, baik negeri maupun swasta di luar Bali. Tidak hanya setelah lulus, tawaran-tawaran tersebut mulai berdatangan bahkan sebelum saya menyelesaikan studi. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan saya sebagai Alumni Prodi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana (UNUD) Bali.

Artikel ini saya tulis sebagai ungkapan terima kasih kepada almamater saya, Universitas Udayana, sekaligus berbagi sedikit pengalaman selama menempuh pendidikan S-2 di Prodi Magister Kajian Pariwisata UNUD.

Kabar Alumni: Kuliah di S-2 Kajian Pariwisata Unud agar Tetap Dapat Jadi Dosen

Oleh Putu Eka Wirawan, Angkatan 2012

Kenangan Tur ke Beijing saat kuliah di Magister Kajian Pariwisata Unud, Eka (foto keempat dari sebelah kiri)

Kenangan Tur ke Beijing saat kuliah di Magister Kajian Pariwisata Unud. Penulis, foto keempat dari sebelah kiri.

Ketika pemerintah mewajibkan bahwa seluruh dosen harus berpendidikan Strata 2 (S2), sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 2009, maka terketuk hati saya untuk melanjutkan kuliah ke jenjang magister.

Sehari-hari saya  menjadi dosen di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali International (STPBI), mengajar bidang studi Restaurant dan Bar. Karena cinta dengan pekerjaan sebagai tenaga pengajar, agar tetap dapat jadi dosen, maka mulai September 2012, saya pun melanjutkan kuliah jenjang magister.

Kabar Alumni: Tamat S-2 Kajian Pariwisata Unud, Tawaran Mengajar Berdatangan

Oleh Juita Carolina Lesawengen, Angkatan 2014

juit

Foto bersama Kaprodi Prof. Darma Putra & teman seangkatan 2014 usai menggelar seminar “Membuka pintu pengembangan medical tourism di Bali”

SUNGGUH tak terbayangkan sebelumnya bahwa permintaan untuk menjadi dosen berdatangan setelah saya tamat di Prodi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana, Mei 2016. Cita-cita menjadi dosen akan tercapai, tetapi saya harus setia dengan kontrak kerja di tempat lama sebelum menjadi tenaga akademik.

Berikut Kabar Alumni yang saya tulis untuk berterima kasih kepada almamater Universitas Udayana dan sharing untuk teman-teman seperjuangan dan mereka yang akan kuliah di Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud.

Empat Alumi Magister Kajian Pariwisata Unud Lulus Seleksi Dosen Poltekpar Negeri Lombok

Foto kami

Inilah keempat alumni Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud yang lulus seleksi dosen Poltekpar Negeri Lombok. Dari kiri: Kertajadi, S.ST.Par., M.Par., MHLTr., Murianto, S.ST.Par.M.Par. , Wahyu Khalik, S.ST.Par., M.Par., Anas Pattaray, S.Sn., M.Par.

Empat alumni Program Studi Magister Kajian Pariwisata Unud dinyatakan lulus dalam seleksi dosen Politektik Pariwisata (PoltekPar) Negeri Lombok.

Mereka lulus seleksi di antara 24 orang tenaga pengajar Poltekpar Negeri Lombok yang baru berdiri.

Keempat alumni tersebut adalah  Kertajadi, S.ST.Par., M.Par., MHLTr., Murianto, S.ST.Par., M.Par., Wahyu Khalik, S.ST.Par., M.Par., dan Anas Pattaray, S.Sn., M.Par.

Unggah Kelulusan di FB, Langsung Dipinang jadi Dosen

2015-05-05 21.07.15(1)

Rizal Kurniansah

Kalau diminta menyebutkan siapakah salah satu alumnus Prodi Magister Kajian pariwisata yang berbahagia karena mendapat pekerjaan yang diidamkan dengan cepat setelah lulus ujian, jawabanny adalah Rizal Kurniansah.

Begitu selesai ujian, dia sudah dipinang dan langsung dipercaya sebagai dosen oleh dua lembaga yaitu Akademi Pariwisata (Akpar) Mataram untuk Prodi Perhotelan dan Universitas Mataram untuk Prodi Pariwisata. “Syukurlah, proses penerimaan tidak terlalu sulit,” ujar Rizal.

Kabar Alumni: Dari Pengalaman Kerja Menulis Tesis Ihwal Buah Lokal

Oleh Diah Adelianie, Angkatan 2013

Bersama kawan-kawan saat tur ke Korea, 2014. Penulis di depan dengan scarf ungu.

Bersama kawan-kawan saat tur ke Korea, 2014. Dari kiri ke kanan: Dewiyanti, Herawati, Diah Adelianie (penulis, scarf ungu), Aras Kembang, Dyah Damayanti, Asta Panca (laki-laki), Luh Sri , Ayu Nusantini (paling depan, kanan).

Keterbatasan waktu bukan penghambat menjadi tahu lebih banyak…

Saat seseorang telah bekerja terkadang memiliki perasaan enggan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, fenomena yang sering terjadi ini tidak menyurutkan keinginan saya untuk tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Syukurlah, pengalaman kerja di hotel berurusan dengan buah lokal di food and beverage menyediakan inspirasi penelitian untuk menulis tesis. Dari pengalaman kerja dan riset ini saya merasa mendapat pengetahuan dan wawasan baru.

Kabar Alumni: Menggarap Tesis Pariwisata, Antara Penelitian dan Rekreasi

Oleh I Made Agus Asta Panca, Angkatan 2013

Agus Asta Panca saat tur ke Korea, 2014.

Agus Asta Panca saat tur ke Korea, 2014.

Bagi kebanyakan mahasiswa, menulis skripsi atau tesis, merupakan hal yang menakutkan. Melakukan penelitian untuk bahan penulisan tesis juga melelahkan. Berikut saya berbagi pengalaman, bagaimana melakukan penelitian sambil melakukan rekreasi, dan menulis tesis dengan tenang dan tekun.

Saya dan 13 kawan-kawan dari pemprov Bali mendapat kesempatan untuk melanjutkan kuliah di Prodi Magister Kajian pariwisata Unud. Tentu ada seleksi, pertama di Pemprov, dan kedua seleksi di Prodi. Berbekal pendidikan yang jauh dari pariwisata, bagi saya menempuh pendidikan ini merupakan suatu tantangan.