Catatan Perjalanan: Pesona Gili Balu Sumbawa Barat

Oleh Anas Pattaray,S.Sn. *)

Gili Kenawa

Pantai berpasir putih, air laut nan jernih di Gili Kenawa (Foto Wawan)

Perairan laut Selat Alas yang menghubungkan Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok menyimpan daya tarik wisata kepulauan. Salah satunya adalah gugusan pulau-pulau kecil Gili Balu yang terletak di Desa Poto, Kabupaten Sumbawa Barat.

Dalam bahasa Sumbawa, ‘gili’ artinya ‘pulau’ dan ‘balu’ artinya ‘delapan’. Gili Balu merupakan kawasan konservasi laut yang terdiri dari delapan pulau kecil dengan segala potensi kelautan yang dimiliki untuk rekreasi bahari.

Tidak hanya sebagai kawasan konservasi, kawasan ini juga dimanfaatkan sebagai area wisata bahari dengan keindahan pantai, perbukitan, hutan mangrove dan keindahan taman bawah lautnya. Walau belum berkembang, dengan keberadaan Gili Balu yang sangat strategis menjadikan kawasan ini mulai banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Paralayang Gili Kenawa

Banyak keriangan bagi penggemar paralayang Gili Kenawa (Foto Lukman)

Akses menuju Gili Balu

Dengan akses transportasi yang cukup baik dan mudah untuk dijangkau menjadikan Gili Balu sebagai salah satu pilihan untuk dikunjungi.

Perjalanan menuju Gili Balu dari luar Nusa Tenggara Barat dapat melalui transportasi udara menuju Bandara Internasional Lombok (BIL) Lombok Tengah.

Dari BIL kemudian menuju Pelabuhan Kayangan Lombok Timur dengan waktu tempuh satu jam menggunakan jasa travel dan selanjutnya menggunakan kapal ferry menuju Pelabuhan Poto Tano Sumbawa Barat dengan waktu tempuh 1,5 jam.

Dari Dermaga Poto Tano kemudian menggunakan speed boat atau perahu nelayan menuju Gili Balu dengan waktu tempuh 25 menit.

Dalam lima tahun terahir, Gili Balu sudah cukup dikenal dan menjadi identitas wisata bahari di Kabupaten Sumbawa Barat.

web GILI BALU SUMBAWA BARAT (5)

Beberapa fasilitas akomodasi di pantai indah (Foto Anas).

Potensi Wisata Gili Balu

Pulau yang paling diminati oleh wisatawan adalah Gili Kenawa dan Gili Paserang. Tidak hanya masyarakat lokal yang datang tetapi wisatawan asing juga sangat tertarik dengan keindahan pulau ini.

Wisatawan yang datang tujuannya hanya untuk menikmati alam yang sangat menakjubkan. Keindahan yang menjadi andalan Pulau ini yaitu sun, sea, sand, snorkling, diving dan perbukitan untuk paralayang dan camping.

Belum banyak orang yang mengenal pulau ini sebagai salah satu tujuan wisata alternatif. Ketersediaan fasilitas wisatapun masih sangat terbatas sehingga wisatawan yang datang harus membawa perbekalan secukupnya selama berada di pulau ini.

Objek Riset Tesis

Sejak tahun 2010, komunitas fotografi yang ada di Sumbawa dan Lombok menjadikan pulau-pulau ini sebagai objek yang diandalkan untuk mengikuti beberapa kompetisi fotografi. Potensi bahari yang ada di kawasan Gili Balu telah memberi inspirasi dalam perencanaan ekowisata bahari di Sumbawa Barat.

Pengumpulan data penelitian di gili paserang Penulis berinteraksi dengan penjaga fasilitas wisata (Foto Lukman)

Pengumpulan data penelitian di Gili Paserang. penulis berinteraksi dengan penjaga fasilitas wisata (Foto Lukman)

Sebagai orang yang lahir, besar dan menetap di Sumbawa Barat, kepedulian terhadap pengembangan pariwisata daerah menjadi tujuan utama saya untuk melanjutkan studi di Pascasarjana Kajian Pariwisata Unud Denpasar.

Dengan perkembangan pariwisata NTB semakin pesat dan perencanaan yang menyeluruh, tidak terkecuali kawasan Gili Balu menjadi satu kesatuan pengembangan kawasan Tanjung Ringgit Lombok Timur dan Mandalika Resort Lombok Tengah.

Dalam riset saya tentang strategi pengembangan kawasan ekowisata bahari Gili Balu, Sumbawa Barat, berharap ke depan pariwisata daerah terutama Sumbawa juga berpeluang untuk dikembangkan menjadi destinasi pilihan untuk dikunjungi.

*) Penulis adalah mahasiswa S-2 Kajian Pariwisata Unud, Angkatan 2013.

[foto by: Anas, Jemy, Wawan]