Monthly Archives: August 2016

Dosen University of Glasgow Berbagi Informasi ‘Double Degree’ dengan Mahasiswa Magister Kajian Pariwisata Unud

14152110_10209981514075872_350568025_om

Dosen University of Glasgow Dr. Guillaume Tiberghien saat berbagi informasi ‘double degree’ dengan mahasiswa S-2 Magister Kajian Pariwisata Unud (Foto Darma Putra)

Dosen pariwisata (manajemen dan pemasaran) dari University of Glasgow (UoG), Dr. Guillaume Tiberghien, hadir di Unud memberikan informasi tentang program double degree kepada mahasiswa S-2 Kajian Pariwisata Pascasarjana Unud, Selasa, Rabu 31 Agustus 2016.

Sesi informasi ini merupakan bagian dari kerja sama antara UoG dan Unud yang telahd ituangkan dalam MoU bulan April 2016. Dr. Tiberghien beradabdi Bali dalam rangka seminar pariwisata internasional di Unud, 1-3 September. 

Orientasi Akademik bagi Mahasiswa Jerman Menjelang Kuliah Kelas Internasional di Prodi S-2 Kajian Pariwisata Unud

WhatsApp Image 2016-08-29 at 15.56.24r

Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata Unud Prof. I Nyoman Darma Putra bergambar bersama mahasiswa Jerman dan mahasiswa kelas internasional Unud menjelang pelaksanaan Orientasi Akademik, Senin 29 Agustus 2016.

Sehubungan dengan pelaksanaan program “Joint Curriculum” untuk kelas master kajian pariwisata, Prodi S-2 Kajian Pariwisata Pascasarjana Unud menggelar orientasi akademik, Senin, 29 Agustus 2016. Orientasi akademik ini digelar untuk menyambut pelaksanaan kelas internasional S-2 Kajian Pariwisata Unud yang untuk pertama kalinya dilaksanakan.

Acara Orientasi Akademik diikuti oleh mahasiswa Jerman dan mahasiswa S-2 Kajian Pariwisata Unud. Kelima mahasiswa Jerman yang ikut adalah Anna-Lena Sperlich, Nicole Skelnik, Tobias Maximilian Bluhm, Tamma Sophie Heidrowski, dan Julia Katharina Elisabeth Kraemer. Mereka berasal dari University of Applied Science Stralsund, Germany.

Diah Sastri, Lulusan Magister Pariwisata Predikat Cum Laude Mewakili Calon Wisudawan Memberikan Sambutan dalam Yudisium Pascasarjana Unud

IMG_0672

Diah Sastri Pitanatri dan Kaprodi Magister Kajian Pariwisata sekaligus pembimbing tesis Prof. I Nyoman Darma Putra.

Lulusan Prodi Magister Kajian Pariwisata, Putu Diah Sastri Pitanatri, tampil sebagai satu dari tiga lulusan cum laude dalam jajaran lulusan master dan doktor Program Pascasarjana Unud, yang diyudisium Selasa, 23 Agustus 2016. Sebanyak 174 lulusan master dan doktor dilepas Direktur Pascasarjana Unud Prof. AA Raka Sudewi bersama Asdir I Prof. Made Budiarsa dan Asdir II Prof. Made Sudiana Mahendra, sembilan di antaranya dari Prodi Magister Kajian Pariwisata.

Kesembilan alumni Prodi Magister Kajian Pariwisata  yang lulusan kali ini adalah tujuh orang dari angkatan tahun 2014 yaitu  Syul Rosli Sanam, Srilian Laxmiwaty Dai, Putu Diah Sastri Pitanatri, Gde Bagus Brahma Putra, Daniel Pandu Mau, I Gede Sunarjaya, I Gede Anom Sastrawan, dan masing-masing satu orang dari  angakatan 2012 Bagus Putu Wahyu Nirmala dan angkatan 2013 yaitu Ni Made Dewiyanti.

Bersama lulusan sarjana dari berbagai fakultas, mereka (akan) mengikuti upacara wisuda Unud di kampus Bukit, Sabtu, 27 Agustus 2016.

Pengabdian Masyarakat Pascasarjana Unud Diisi dengan Penyuluhan Ekowisata

sembung 3

Ir. AA Gde Raka Dalem, M.Sc. sedang memberikan penyuluhan ekowisata di Subak Sembung Peguyangan.

Prodi Magister Kajian Pariwisata dan Doktor Pariwisata berpartisipasi dalam program pengabdian pada masyarakat terpadu yang dilaksanakan oleh Program Pascasarjana Unud di Subak Sembung, Peguyangan, Denpasar, Jumat, 19 Agustus 2016.

Pengabdian yang dilaksanakan dalam rangka 24 tahun usia Pascasarjana Unud itu dibuka oleh Istri Walikota Denpasar Nyonya Selly Mantra didampingi Direktur Pascasarjana Unud Prof. AA Raka Sudewi. Acara diisi dengan penamaman pohon buah seperti jeruk dan pepaya, dan penyuluhan tentang tiga hal yaitu ekowisata dan lingkungan, praktik pertanian yang baik, dan neurotoksitas (keracunan saraf akibat polusi).

Jadwal Kuliah, Course Time Table 2016/2017

COURSE TIME TABLE

Jadwal kuliah 2016 2017

Mahasiswa Magister Kajian Pariwisata 2016 Kunjungan ke Jatiluwih

IMG_6216 - Copy

 

 

IMG_6225 - Copy

IMG_6224IMG_6269 - CopyIMG_6311 - CopyIMG_6330 - CopyIMG_6374 - CopyFoto-foto Darma Putra

Studi Lapangan S-2 Kajian Pariwisata Unud: Jatiluwih kian Populer, Pendapatan terus Meningkat

IMG_6364 - Copy

Wisatawan asing mengalir ke Jatiluwih setiap hari. Hal ini kiranya akan berlanjut sesudah jalan ke objek wisata itu halus mulus (Foto-foto Darma Putra, Agustus 2016)

Daya tarik wisata hamparan sawah indah Jatiluwih kian populer terbukti banyak dikunjungi wisatawan setiap hari. Pendapatan tahun 2015 sudah tembus Rp 3 milyar dari tiket masuk dan dana parkir.

Demikian disampaikan oleh Ketua Program Studi Magister Kajian Pariwisata Pascasarjana Unud, Prof. I Nyoman Darma Putra, di sela-sela study lapangan di DTW Jatiluwih, Jumat, 12 Agustus 2016.

Tugas Tulisan dari Matrikulasi dan Kunjungan Lapangan ke Daya Tarik Wisata Jatiluwih

14002458_10209801844944256_960937064_o

Selamat kepada para mahasiswa baru yang sudah dapat mengikuti kegiatan Matrikulasi dan kunjungan lapangan ke Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih dengan lancar.

Setiap mahasiswa wajib membuat tulisan dari kegiatan Matrikulasi dan Kunjungan Lapangan ke DTW Jatiluwih. Ketentuan penulisna bisa diakses di link berikut

TUGAS MATRIKULASI 2016

Kesederhanaan “Homestay” Cermin Kehangatan Pesona Raja Ampat

Catatan Perjalanan Diah Praba, Angkatan 2015

d1

Tampak depan homestay (Foto Diah Praba)

Berlibur gaya anti-mainstream? Raja Ampat dapat menjadi salah satu pilihan destinasi yang tepat untuk mencari hal baru dan mengeksplorasi kekayaan Indonesia.

Berwisata ke Raja Ampat membutuhkan modal besar? Tentu hal itu akan bisa dinilai saat sudah menginjakkan kaki di tanah surga ini.

Catatan Perjalanan: Raja Ampat dalam Eksplorasi, Inspirasi, dan Edukasi

Oleh Reinaldo Rafael Laluyan, Angkatan 2015

rj 4 1

Di Pianemo bersama teman seperjalanan dari Magister Kajian Pariwisata 2015 Universitas Udayana, dari kiri ke kanan: Fierly Yusuf, Eva Lubis, Jesihando R. Tulung, Sukma Adisatria, Diah Praba, Yudhi Wirayuda dan Reinaldo Rafael Laluyan (Foto Sukma Sukadana).

Pada perjalanan ini, penulis bersama dengan beberapa rekan dari mahasiswa kajian pariwisata (MKP) 2015 berinisiatif melakukan travelling ke Raja Ampat, salah satu dari sepuluh daerah di Indonesia yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata untuk dibangun sepopuler Bali, sehingga disebut “New Bali”.

Keindahan alam dan tantangan untuk mengeksplorasi Indonesia Timur menjadi motivasi tersendiri bagi kami semua, sekaligus sebagai pengalihan dari rutinitas sehari – hari.