Monthly Archives: December 2015

Seminar Masalah Pembangunan Pariwisata ASEAN di Terengganu

Kaprodi Magister Kajian Pariwisata Unud, Prof. Darma Putra, berfoto bersama pembicara dalam seminar pariwisata ASEAN di Terengganu.

Pelaksana seminar pariwisata ASEAN Prof. Yahaya Ibrahim, the Vice Chancellor of Universiti Sultan Zainal Abidin (paling tengah) bergambar bersama para pembicara termasuk Kaprodi Magister Kajian Pariwisata Unud, Prof. Darma Putra (dua dari kanan).

Di akhir Desember 2015, Prof. Yahaya Ibrahim, the Vice Chancellor of Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Kuala Terengganu, Malaysia, mengambil prakarsa mulia dengan menggelar seminar pariwisata ASEAN dengan mengundang pembicara dari Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Jepang.

Seminar bertema ‘Tourism Industry in the ASEAN Countries: Issues and Development’, berlangsung 28 Desember 2015, di Primula Beach Hotel, Kuala Terengganu.

Kabar Alumni: Empat Manfaat Penelitian Lapangan

Oleh I Gede Gian Saputra, Angkatan 2013

Pesona Gunung Batur yang dikembangkan menjadi Geopark, yang jadi topik penelitian (Gian Saputra).

Pesona Gunung Batur yang dikembangkan menjadi Geopark, yang jadi topik penelitian (Foto-foto Gian Saputra).

Masih terasa di benak saya dua tahun lalu (2013), pada saat melakukan penelitian untuk skripsi. Sulitnya bukan main, namun syukurlah tantangan itu bisa saya rampungkan.

Tahun 2015, saya kembali harus melakukan penelitian. Kali ini untuk menyusun tesis, syarat untuk menyelesaikan pendidikan pada program Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana. Tesis lebih tinggi tingkatannya daripada skripsi. Lebih sulit, tentunya.

Namun, berdasarkan pengalaman saya, ada banyak berkah luar biasa yang menanti untuk dinikmati setelah penelitian terlewati.

Berita Seminar Prodi S-2 Kajian Pariwisata Unud di ‘Bali Post’

Bali Post, Minggu, 14 Desember 2015, p. 18

Bali Post, Minggu 14 Desember 2015, p. 18

Seminar bersama Prodi S-2 Kajian Pariwisata dengan National Centre for Australian Studies, Faculty of Arts, Monash University, Kamis, 10 Desember, di aula Pascasarjana Universitas Udayana, dimuat di koran Bali Post, Minggu, 14 Desember 2015, p. 18.

Berita di Bali Post itu berdasarkan rilis di web prodi yang bisa diakses di sini.

Kuliner Lokal Menjadi Salah Satu ‘Primary Attraction’ bagi Wisatawan Berlibur ke Bali

Seminar kuliner di STPBI, Sabut, 12 Desember 2015. Dalam foto tampak dosen dan pimpinan STPBI dan pembicara, bawa tas dari kiri: I Nyoman Darma Putra, Ketut Swastika, Janet de Neefe, dan Putu David (moderator). Direktur STPBI I Made Sujana (dua dari kanan) (Foto STPBI)

Direktur STPBI I Made Sudjana,SE, MM, CHT, CHA (dua dari kanan) berfoto dengan dosen STPBI dan pembicara. Dari kiri: Drs. I Nyoman Urbanus, M.Si, CHT, Drs. Nyoman Gde Astina, M.Pd., Prof. I Nyoman Darma Putra, I Ketut Swastika, Janet de Neefe, Putu David (moderator), dan Anak Agung Gde Wijaya (Foto STPBI)

Kekayaan kuliner lokal telah memperkuat daya tarik wisata Pulau Bali. Kuliner lokal telah mulai menjadi salah satu primary attraction (daya tarik utama) bagi wisatawan untuk berlibur ke Pulau Dewata.

Demikian disampaikan Prof. I Nyoman Darma Putra, Kaprodi Magister Kajian Pariwisata Unud, dalam seminar bertema “Exploring the Heritage of Balinese Cuisine”, di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali International (STPBI), Sabtu, 12 Desember 2015.

Seminar Pariwisata: Berlibur ke Bali menjadi Habit bagi Turis Australia

Monash 01

Suasana seminar “Australian Perspectives on Tourism in Bali”. Dari kiri: Prof. Darma Putra, Sandhi Yuliarsa (moderator), dan Dr. Agnieszka Sobocinska (Foto: Putu Indrayana Tirtayasa).

Berlibur ke Bali sudah menjadi habit atau kebiasaan bagi wisatawan Australia. Meski terjadi serangan terorisme dua kali dan merenggut banyak korban warga Australia, serta sejumlah kasus narkoba yang berujung di penjara, namun wisatawan dari Negeri Kanguru tetap mengalir ke Bali.

Demikian disampaikan Dr. Agnieszka Sobocinska, dosen senior National Centre for Australian Studies Monash University, dalam seminar Kamis, 10 Desember, di Prodi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana.

Seminar yang bertema “Australian Perspectives on Tourism in Bali” juga menampilkan pembicara Prof. I Nyoman Darma Putra, Ketua Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud. Lebih dari 250 orang mengikuti seminar internasional ini yang terdiri dari 23 orang mahasiswa dari Monash University, mahasiswa pariwisata S-1, S-2, dan S-3 Unud, dan dosen.

Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud Gelar Seminar dengan Monash University Australia

Desain oleh Ary Bestary.

Desain oleh Ary Bestari.

Prodi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana dan The National Centre for Australian Studies, Faculty or Arts, Monash University, Australia, menggelar seminar bersama tentang pariwisata Bali, Kamis, 10 Desember 2015, di Aula Pascasarjana Unud Denpasar.

Seminar yang bertopik “Australian Perspectives on Tourism in Bali”, menampilkan dua pembicara yaitu Dr. Agnieszka Sobocinska dan Prof. I Nyoman Darma Putra. Seminar dilaksanakan di Aula Pascasarjana Unud Denpasar, mulai pk. 15.00-17.00, terbuka untuk umum dan tidak dipungut bayaran.