Monthly Archives: November 2015

Pembicara dalam “The Bali Tourism Forum International”

DSCF1838

Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata Unud, Prof. Darma Putra (tengah) diundang sebagai pembicara dalam The Bali Tourism Forum International (BTFI), 25-27 November 2015, di STP Nusa Dua. Dalam sesi yang dipandu Ketua Konsorsium Riset Pariwisata Unud Dr. AA Suryawan Wiranatha (paling kanan), Darma tampil bersama pembicara lain dari Universitas Diponegoro, BTB Bali, dan Disparda Bali.

Model “Community Based Tourism” perlu Terus Disempurnakan

Prof. Dr. KG Bendesa memberikan komentar selaku pembahas dalam seminar (Foto Darma Putra)

Prof. Dr. KG Bendesa memberikan komentar selaku pembahas dalam seminar (Foto Darma Putra)

Diperlukan berbagai bentuk model pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism atau CBT) untuk mengembangkan potensi-potensi yang berbeda di Bali. Model-model yang ada perlu terus disempurnakan.

Demikian disampaikan Prof. KG Bendesa selaku pembahas dalam seminar bertema “Empat Model Community Based Tourism di Bali” yang dilaksanakan Prodi S-2 Kajian Pariwisata dan Konsorsium Riset Pariwisata Unud, Senin, 30 November, di Gedung Pascasarjana Unud Denpasar. Seminar diikuti sekitar 125 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, dan umum.

Liputan Pariwisata Kian Luas karena Kemajuan Teknologi Informasi

Darma Putra (tengah baju kotak-kotak) dengan para penulis pariwisata usai diskusi.

Darma Putra (tengah baju kotak-kotak) dan Staf Ahli Menpar I Gusti Ngurah Putra (kanan kaos putih) dengan para penulis pariwisata usai diskusi.

Liputan berita pariwisata belakangan ini kian luas karena kemajuan teknologi informasi. Hampir setiap media cetak, on-line, elektronik memiliki rubrik ‘pariwisata’ yang memberi ruang luas untuk publikasi berita dan liputan pariwisata.

Demikian disampaikan Prof. I Nyoman Darma Putra, Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata Universitas Udayana, dalam diskusi dengan wartawan dan penulis pariwisata Bali di Taman Sari Hotel and Spa, Pemuteran, Bali Utara, Jumat (27 November). Acara bimbingan teknis promosi pariwisata mancanegara pada media yang dilaksanakan Kementerian Pariwisata yang dipandu oleh staf ahli Menteri Pariwisata I Gusti Ngurah Putra ini diikuti sekitar 20 penulis itu .

Tampil juga sebagai narasumber dalam acara tersebut Deputi Menteri Bidang Pemasaran Mancanegara Prof. I Gde Pitana,M.S. dan I Gusti Agung Prana selaku tokoh pariwisata dan perintis pariwisata di Pemuteran.

Seminar Model Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Bali

Seminar CBT_Banner Facebook

Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud bekerja sama dengan Konsorsium Riset Pariwisata Unud akan menggelar seminar membahas model-model pembangunan pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism) di Aula Pascasarjana Kampus Unud Sudirman, Senin, 30 November, pk. 15-17.30. Seminar terbuka untuk umum dan gratis.

Menurut Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata, Prof. I Nyoman Darma Putra, seminar ini bertujuan untuk merangkum model-model community based tourism (CBT) yang berkembang di Bali. “Ada beberapa desa yang berhasil mengembangkan potensi daerahnya menjadi daya Tarik wisata yang menguntungkan, saatnya kita mengambil pelajaran atau meneladaninya,” kata Darma Putra.

Kabar Alumni: Setelah Tamat, Kembali ke Dunia Kerja Penuh Tantangan

Oleh Ketut Ngurah Trisni Sakawati, Angkatan 2013

Saat tur ke Korea September 2014 bersama teman-teman sekelas Angkatan 2013.

Saat study tour ke Korea September 2014 bersama teman-teman sekelas Angkatan 2013. Penulis paling kiri (berkaca mata).

Setelah mengikuti beberapa tahapan seleksi di BKD Provinsi Bali dan Program Studi Magister Kajian Pariwisata Unud, akhirnya pada bulan September 2013, saya resmi tercatat sebagai mahasiswa di Program Studi Magister Kajian Pariwisata Unud.

Merawat Pura Taman Ayun sebagai Warisan Budaya Dunia

Catatan dan Foto-foto I Putu David Adi Saputra, Angkatan 2015

taman ayun_3_david_2015

Pura Taman Ayun, memiliki tiga fungsi termasuk fungsi sosial ekonomi sebagai daya tarik wisata.

Pada hari Sabtu, 21 November 2015, Prodi Magister Kajian Pariwisata Pascasarjana Universitas Udayana, mengadakan acara Pengabdian Masyarakat di kawasan world heritage Pura Taman Ayun.

Pura yang dibangun pada tahun 1634 oleh Raja Mengwi ini, sejatinya merupakan milik pribadi yaitu milik Puri Mengwi namun karena fungsinya yang yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat sekitar, maka pihak Puri Mengwi menjadikan kawasan ini untuk kepentingan umum.

Berita Diskusi Pariwisata Prodi di “Bali Post”

Bali Post, Minggu, 22 Nov 2015 p.20

Bali Post, Minggu, 22 Nov 2015 p.20

Berita kegiatan penghijauan di kawasan Pura Taman Ayun dan diskusi dan diskusi pengelolaan UNESCO World Heritage Taman Ayun sebagai daya tarik wisata yang dilaksanakan Sabtu, 21 November 2015, muncul di koran Bali Post, Minggu, 22 November halaman 20. Berita ini berdasarkan rilis di link ini

http://tourism.pps.unud.ac.id/penghijauan-s-2-kajian-pariwisata-unud-di-world-heritage-taman-ayun.html

Inspirasi tentang Gagasan Membangun “Museum Digital” di UNESCO World Heritage Taman Ayun

Oleh I Putu Sudhyana Mecha, Angkatan 2015

Pura Taman Ayun (foto Darma Putra)

Pura Taman Ayun, 21 November 2015 (foto Darma Putra)

Hari ini, Sabtu tanggal 21 November 2015 saya kembali berkesempatan untuk mengikuti kegiatan pengabdian dan diskusi terbuka yang diadakan oleh Program Studi Pascasarjana Magister Kajian Pariwisata Unud.

Acara ini mengambil tempat di salah satu tempat (destinasi) wisata paling terkenal di Kabupaten Badung, dimana tempat ini merupakan salah satu kawasan world heritage, yaitu Pura Taman Ayun. Pura ini erat kaitannya dengan sejarah Kerajaan Mengwi pada masa lampau. Pura ini memang dibangun atas inisiatif Raja Mengwi, I Gusti Agung Putu pada tahun 1634.

Penghijauan S-2 Kajian Pariwisata Unud di UNESCO World Heritage Taman Ayun

Penglingsir Puri Mengwi AA Gde Agung (kiri) dan Kaprodi Prof I Nyoman Darma Putra (kanan) menjelang penanaman pohon bunga pertama.

Penglingsir Puri Mengwi AA Gde Agung (kiri) dan Kaprodi Prof I Nyoman Darma Putra (kanan) menjelang penanaman pohon bunga pertama (Foto-foto Ary Bestari).

Prodi S-2 Kajian Pariwisata Unud melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan penghijauan di kawasan UNESCO World Heritage Taman Ayun, Sabtu, 21 November.

Sekitar 75 mahasiswa, alumni, dan dosen yang ikut dalam kegiatan tersebut disambut penglingsir (tetua) Puri Mengwi, Anak Agung Gde Agung dan Anak Agung Prana.

Surat dari Perancis: Memperkenalkan Tarian dan Makanan Bali ke Siswa di Saumur

Oleh Putu Devi Rosalina, Angkatan 2014

Devi (kanan) dan Tika memperkenalkan tari Bali kepada anak-anak sekolah di Saumur (Foto Sylvine)

Devi (kanan) dan Tika memperkenalkan tari Bali kepada anak-anak sekolah di Saumur (Foto Sylvine)

“Every body was completely under the charm and wanted to come to visit Bali! I send you some pictures”.

Kesempatan belajar di Perancis tak hanya memberikan kami peluang untuk mengenal budaya mereka tetapi juga memperkenalkan budaya Bali kepada mereka. Begitulah, Selasa, 18 November 2015 pagi hari, kami mendapat undangan untuk datang ke sebuah sekolah Taman Kanak-kanak di kota Saumur.

Saumur berjarak tempuh sekitar 30 menit perjalanan dengan kereta api dari kota tempat kami tinggal, Angers. Dengan perlengkapan dan materi promosi Bali seadanya, Mbak Tika dan saya bergegas menuju stasiun kereta untuk pergi ke Saumur.