Monthly Archives: June 2015

Angkatan 2014: Kunjungan ke Jatiluwih, Subak Warisan Budaya Dunia UNESCO

Mahasiswa baru Angkatan 2014 mengadakan kunjungan ke Jatiluwih, Agustus 2014

Mahasiswa baru Angkatan 2014 mengadakan kunjungan ke Jatiluwih, Sabtu, 30 Agustus 2014

Usai matrikulasi, mahasiswa baru Kajian Pariwisata Unud Angkatan 2014 mengadakan kunjungan ke Subak Jatiluwih, bagian dari Warisan Budaya Dunia UNESCO. Kunjungan ini mendapat liputan koran, Radar Bali.

Usai matrikulasi, mahasiswa baru Kajian Pariwisata Unud Angkatan 2014 mengadakan kunjungan ke Subak Jatiluwih, bagian dari Warisan Budaya Dunia UNESCO. Kunjungan ini mendapat liputan koran, Radar Bali.

Berikut adalah salah satu liputan media online tentang kunjungan mahasiswa S-2 Kajian Pariwisata ke Jatiluwih.

WARISAN BUDAYA DUNIA: Pengelolaan Jatiluwih Mulai Dirasakan Masyarakat

Bisnis.com, TABANAN–Pengelolaan objek wisata Jatiluwih yang menjadi bagian dari warisan budaya dunia Unesco mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

Ketua Program Studi Kajian Pariwisata Universitas Udayana Prof I Nyoman Darma Putra mengatakan masih banyak hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas keseluruhan objek wisata Jatiluwih, tetapi pembentukan badan pengelola objek wisata telah mulai melakukan penataan ke arah positif.

Pengalaman Riset: Suka-duka Fatrisia Yulianie Gali Informasi di Ceking

Wisatawan mancanegara menikmati indahnya sawah berundak di Ceking, Gianyar.

Wisatawan mancanegara menikmati indahnya sawah berundak di Ceking, Gianyar.

Awalnya penuh masalah dan kerumitan, namun karena pantang putus-asa, akhirnya Fatrisia Yulianie berhasil menyelesaikan tesis berjudul “Partisipasi dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Daya Tarik Wisata Ceking di Kabupaten Gianyar” (Juni 2015).

Berikut penuturan pengalaman riset mahasiswa Angkatan 2013 Program Magister Kajian Pariwisata itu mulai dari sumber inspirasinya meneliti objek wisata sawah berundak nan indah di Ceking, lalu trik mengatasi kebuntuan termasuk dalam mewawancarai pedagang yang semula enggan berkomentar, sampai akhirnya rasa syukur karena riset rampung.

Kabar Alumni: Cocok untuk Belajar Langsung di Lokasi Pariwisata

Oleh Ramang Husin Demolingo, Angkatan 2012

Ramang (nomor tiga dari kanan) saat melakukan FGD sebagai bagian riset tesisnya.

Ramang (nomor tiga dari kanan) saat melakukan FGD sebagai bagian riset tesisnya.

Sejak menamatkan pendidikan S1 di salah satu universitas ternama di Jakarta tahun 2004, saya bekerja di bidang MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition). Hampir delapan tahun lebih saya berkecimpung di bidang ini. Saya bekerja sebagai event organiser di beberapa daerah seperti Bali, Lombok, Jogyakarta.

Tahun 2012, saya memutuskan untuk melanjutkan kuliah S2 Kajian Pariwisata di Universitas Udayana Bali.

Catatan Perjalanan: Pesona Gili Balu Sumbawa Barat

Oleh Anas Pattaray,S.Sn. *)

Gili Kenawa

Pantai berpasir putih, air laut nan jernih di Gili Kenawa (Foto Wawan)

Perairan laut Selat Alas yang menghubungkan Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok menyimpan daya tarik wisata kepulauan. Salah satunya adalah gugusan pulau-pulau kecil Gili Balu yang terletak di Desa Poto, Kabupaten Sumbawa Barat.

Dalam bahasa Sumbawa, ‘gili’ artinya ‘pulau’ dan ‘balu’ artinya ‘delapan’. Gili Balu merupakan kawasan konservasi laut yang terdiri dari delapan pulau kecil dengan segala potensi kelautan yang dimiliki untuk rekreasi bahari.

Buku “Warisan Budaya, Perspektif Masa Kini”

 JUMPA # 2 timbangan buku

Dosen Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud, Prof. Dr. I Wayan Ardika, menerbitkan buku Warisan Budaya, Perspektif Masa Kini (2015). Buku setebal 114 halaman ini diterbitkan oleh Udayana University Press. Sebagai guru besar ilmu arkeologi, Prof. Ardika juga memiliki minat dalam bidang warisan budaya dan kaitannya dengan heritage tourism. Sebelumnya, Ketua Prodi S-2 Kajian Pariwisata pertama ini sudah menerbitkan buku Pusaka Budaya dan Pariwisata  (2007).

Pengalaman Riset: Kanom, Dapat Inspirasi dari Kondisi Kuta Lombok

Dokumentasi Wawancara dan pengisian Kusesioner dengan   Wisatan asal Amerika (USA)

Wawancara dan pengisian kuesioner dengan wisatawan asal Amerika.

Kanom melakukan penelitian lapangan untuk tesisnya di Kuta Lombok dengan tekun, senang, dan sungguh. Riset lancar, penulisan draft tesis berlangsung dua minggu, dan ujian-ujian bergulir lancar. Berikut adalah sharing pengalaman penelitiannya.

Kuta adalah sebuah desa yang terletak di bagian selatan Pulau Lombok, tepatnya di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa ini merupakan tempat saya lahir dan mengenal pariwisata.

Kabar Alumni, 2012: Rafael Modestus Ziku, Cari Tambahan Uang Saku

Rafael di Pulau Komodo

Rafael di Pulau Komodo

Rafael Modestus Ziku, S.S., M. Par., adalah mahasiswa angkatan 2012 yang menyelesaikan pendidikannya awal 2015. Dia berbagi pengalaman tentang kuliah di S2 Kajian Pariwisata Unud dan pengalaman riset untuk tesis di Pulau Komodo.

Setelah memperoleh gelar sarjana, saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Saya memilih untuk bergabung dengan Prodi S2 Kajian Pariwisata di Universitas Udayana. Setelah mengikuti serangkaian tes seleksi penerimaan mahasiswa baru, akhirnya saya resmi menjadi mahasiswa S2 Kajian Pariwisata di Universitas Udayana.

Alumnus Kajian Pariwisata Unud Terbitkan Buku

andi cover

Alumnus Prodi S-2 Kajian Pariwisata Unud, Made Handijaya Dewantara, menerbitkan buku Bali Punya Siapa? Bukunya membahas masalah sosial budaya Bali termasuk dan terutama yang berkaitan dengan pertumbuhan kepariwisataan Bali. Buku ini bisa dipesan melalui internet. Cukup klik link berikut ini untuk melakukan pemesanan secara online http://nulisbuku.com/books/view_book/7351/bali-punya-siapa

“Rencananya 10% dari royalti akan disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan,” tulis Made di akun facebooknya.

Catatan Event: Ubud Royal Weekend 2015 “Creativity, Culture, Civilization”

IMG_5533

Oleh Putu Diah Sastri Pitanatri *)

Sabtu 6 Juni 2015, saya berkesempatan untuk menghadiri mini gathering yang di-organize oleh Markplus Institute dengan tuan rumah Museum Puri Lukisan Ubud, Bali.   Acara yang diisi dengan seminar ini merupakan bagian dari acara “Ubud Royal Weekend” yang bertema “Creativity, Culture, Civilization”, berlangsung 5-7 Juni.

Yang menarik dalam mini gathering adalah sinergisitas dua menteri yang memberi kesan birokrat yang merakyat. Kedua menteri yang tampil saat itu adalah Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) AAGN Puspayoga. Keduanya memberikan pemaparan materi tentang kreativitas yang disampaikan dalam suasana rileks  sesuai dengan suasana indah halaman sejuk hijau Museum Puri Lukisan Ubud.

Kabar Alumni: Komang Ratih Tunjungsari, Angkatan 2011

Komang Ratih Tunjungsari

Komang Ratih Tunjungsari

Komang adalah mahasiswa angkatan tahun 2011, lulus tahun 2013 program Double Degree Indonesia Perancis (DDIP). Dosen di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) ini sekarang (2015) kuliah di IMI University Centre Switzerland.

 Kuliah sambil Les Intensif

Kesempatan untuk dapat mengikuti program Double Degree Indonesia-Perancis yang diselanggarakan oleh DIKTI dengan pemerintah Perancis serta Universitas Udayana merupakan sebuah pengalaman yang sangat kaya akan pengetahuan akademik dan pengetahuan non-akademik.